Suyudi Ario Seto Usung Doktrin 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai Calon Kapolri
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengusung tema 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai doktrin kepemimpinan dalam kandidatannya sebagai Kapolri. Tema ini menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian, disusun dalam lima rangkaian: situasi nasional, lingkungan strategis, capaian dan suara masyarakat, arah transformasi Polri, serta program 100 hari pertama hingga 2029. Suyudi menyampaikan bahwa kritik publik dianggap sebagai sistem peringatan dini untuk perbaikan institusi.
Dalam presentasinya, Suyudi menyebutkan pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 sebagai momentum untuk memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa transformasi struktural, instrumental, dan kultural Polri masih dalam proses, dan komisi ini bertujuan memperkuat bukan melemahkan institusi kepolisian.
Suyudi juga menghubungkan tugas Polri dengan agenda Indonesia Emas 2045, termasuk reformasi hukum, pemberantasan korupsi, dan penguatan keamanan nasional. Namun, ia menegaskan bahwa Polri tidak akan mengambil alih fungsi kementerian atau lembaga lain, hanya menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan, dan menindak tindak pidana sesuai kewenangan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Jadi Calon Kapolri, Suyudi Usung ‘Polisi Bersama Masyarakat’
1 Oktober 2026 pukul 09.53 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Uji Kelayakan di DPR, Suyudi Usung Doktrin 'Polisi Bersama Masyarakat'
1 Oktober 2026 pukul 10.01 · Baca aslinya ↗