Telkom dan DOOH Rencanakan Transformasi Infrastruktur AI di Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) masing-masing mengumulkan rencana transformasi dalam lima tahun ke depan dengan fokus pada pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Telkom mengusung strategi 'Telkom 30' dengan empat pilar: operational excellence, streamlining, unlocked value, dan pergeseran peran menjadi strategic holding. CEO Dian Siswarini menekankan kesiapan data center yang sudah 'AI Ready' dan pengembangan fiber optic untuk mendukung aplikasi AI berlatensi rendah.
DOOH mengumumkan transformasinya menjadi holding company yang akan membangun ekosistem AI melalui lima pilar: AI data center, internet berkecepatan tinggi, fiber optik, kabel bawah laut, dan energi hijau melalui PLTS. Transformasi ini didukung masuknya PT Sinergi Internasional Investama (SII) sebagai pengendali perseroan dan disampaikan dalam Public Expose di Jakarta.
Kedua perusahaan menargetkan pengembangan data center dan infrastruktur fiber optik sebagai landasan utama, namun Telkom menekankan pada efisiensi operasional dan pemangkasan anak perusahaan, sementara DOOH lebih menekankan pada ekspansi ke sektor energi hijau dan konektivitas global melalui kabel bawah laut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
CEO Beberkan Rencana Telkom 5 Tahun Ke Depan, Siap Genjot AI
4 September 2026 pukul 14.35 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
DOOH Mengarah ke Ekosistem AI, Bidik Bisnis Data Center hingga Energi Hijau
4 September 2026 pukul 20.35 · Baca aslinya ↗