Telkom Finalisasi Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 T
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyelesaikan spin-off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp 49,9 triliun. Langkah ini dilakukan berdasarkan arahan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan pemerintah agar proses penyelesaian dapat tercapai pada tahun 2026. Spin-off ini mengalihkan portofolio bisnis dan aset infrastruktur ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). Menurut Direktur Utama Nanang Hendarno, persetujuan pemegang saham independen menjadi landasan pemisahan bisnis wholesale fiber connectivity. Iniciatif ini merupakan bagian dari TLKM 30 dalam proses unlocking value untuk memonetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi. Setelah tahap kedua rampai, InfraNexia akan mengelola lebih dari 90 persen total aset infrastruktur jaringan Telkom. Aset yang dikelola mencakup 112.000 kilometer jaringan fiber optik serta 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik. Langkah ini menandai transisi Telkom dari operating holding menuju strategic holding dengan model hold-go dan opt-go. InfraNexia diharapkan menjadi katalis sumber pendapatan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja Telkom Group.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Telkom Spin-Off InfraCo Tahap 2, Nilai Transaksi Capai Rp 49,9 T
30 September 2026 pukul 20.07 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia
30 September 2026 pukul 21.00 · Baca aslinya ↗