Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tiga WNA Israel Diusir dari Gym Bali, Imigrasi Gelar Penyelidikan

Tiga warga negara Israel diusir dari gym Ayenda Ubud, Gianyar, Bali setelah perilaku kasar terhadap staf. Pemilik gym, Samir (32), mengaku memblokir layanan bagi WNA yang bersikap tidak sopan dan menyebut mereka berasal dari Israel serta menyebut pasukan perang Israel (IDF). Kejadian viral di media sosial, lalu Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan Direktorat Jenderal Imigrasi Bali membuka penyelidikan. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan penindakan sengaja dilakukan oleh pemerintah pusat dan keimigrasian, sekaligus mengakhiri koordinasi lebih lanjut. Sebelum kejadian, keberadaan warga Israel di Bali sempat viral dan mendapat perhatian gubernur. Ketiga pria tersebut kemudian memberi ulasan bintang satu di Google, menuduh gym bersifat rasis.

Dua dari tiga WNA telah ditemukan: IB (23) berkewarganegaraan Israel dengan paspor Bulgaria, dan YBH (22) juga berkewarganegaraan Israel dengan paspor Romania. Kedua orang tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 3 Agustus 2026 dengan visa kunjungan. Mereka kini dimasukkan ke dalam Sistem Orang Asing (SOI) untuk pemantauan lebih lanjut. Klaim media lain tentang penggunaan paspor negara lain untuk masuk Indonesia masih belum dapat diverifikasi secara resmi.

Pemilik gym menyatakan tidak melayani personel IDF karena prinsip moral terkait operasi militer. Namun, penyelidikan imigrasi menemukan bahwa ketiganya memiliki kewarganegaraan Israel dengan paspor Bulgaria dan Romania, bukan paspor Israel asli. Video penghinaan tersebar luas di media sosial memicu spekulasi tentang diskriminasi rasial, namun imigrasi menekankan bahwa insiden ini dipicu masalah etika, bukan kewarganegaraan.

Menurut tiap media