Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Tim SAR Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda Saat Liput Erupsi Krakatau

Tim SAR Gabungan, termasuk Basarnas, Polairud Polda Banten, Lanal Banten, dan nelayan setempat, masih melakukan pencarian terhadap delapan orang yang hilang di Perairan Selat Sunda. Mereka hilang saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Lima dari mereka adalah jurnalis: M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, dan Donal. Tiga orang lainnya adalah kru speed boat dan pemandu: Warta, Surakman, Heriyanto, dan satu pemandu tak disebutkan namanya. Pencarian dilakukan di koordinat 06°14'40.52''S 105°40'49.48"T, sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang.

Operasi pencarian dimulai pada Selasa (8/9) pukul 14.15 WIB dan belum memberikan hasil hingga Rabu (9/9). Alat yang digunakan meliputi KN SAR Tetuka 247, drone thermal, RIB 02 Banten, serta kapal patroli. Kondisi cuaca tercatat dengan tinggi ombak 0,5 hingga 1 meter, kecepatan angin 5-10 knot, dan sebaran abu vulkanik di area Banten.

Perbedaan melapangan terlihat pada jumlah korban dan komposisinya. JawaPos awalnya melaporkan lima jurnalis hilang sejak Senin (7/9) pukul 14.00 WIB, sementara laporan berikutnya menyebutkan delapan orang total termasuk tiga kru kapal. CNN Indonesia melaporkan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu, sementara JawaPos versi kedua menyebutkan lima jurnalis dan tiga kru speed boat. Semua sumber menyatakan bahwa pencarian belum berhasil hingga ditulisnya laporan.

Menurut tiap media