Tingkat Kepuasan Trump AS Turun Rekor, Penurunan Dukungan Akibat Perang Iran dan Biaya Hidup
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Survei Reuters/Ipsos pada 17 September 2026 terhadap 1.277 orang dewasa AS menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Donald Trump turun ke 32 persen, angka terendah dalam karir politiknya. Detik.com melaporkan penurunan ini sejalan dengan ketidakpuasan terhadap kebijakan Trump dalam menangani isu biaya hidup akibat perang Iran, yang hanya disetujui oleh 17 persen responden. CNBC Indonesia juga melaporkan penurunan serupa, dari 35% seminggu sebelumnya, dengan hanya 17% responden menyetujui cara Trump mengatasi inflasi.
Dukungan dari Partai Republik juga menurun drastis. Detik.com melaporkan penurunan dari 82 persen pada pekan sebelumnya ke 73 persen, dengan 51 persen anggota partai yang tidak mendukung kebijakan biaya hidupnya. CNBC Indonesia melaporkan angka yang sama, yaitu 73%, dengan 51% Republik tidak setuju dengan kebijakannya.
Isu perang Iran yang dimulai pada Februari 2026 menyebabkan kenaikan harga bensin dan solar, memicu kemarahan publik. Detik.com melaporkan bahwa hanya 24% warga AS yang mendukung pendekatan Trump terhadap konflik dengan Iran, sementara CNBC Indonesia menyatakan bahwa konflik hanya disetujui oleh 34% responden dan diperkirakan akan berlanjut lama, berlawanan dengan janji Trump akan selesai dalam beberapa minggu. Dalam pemilihan umum 3 November 2026, jajak pendapat menunjukkan keunggulan Partai Demokrat atas Republik dengan selisih 8 poin (43 persen vs 35 persen).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Warga AS Protes Perang Iran, Tingkat Kepuasan Terhadap Trump Turun Jadi 32%
22 September 2026 pukul 06.17 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Trump Sudah Keok Lawan Iran, Mulai 'Dibenci' di Negara Sendiri
22 September 2026 pukul 08.35 · Baca aslinya ↗