TNI Adakan Operasi di Papua, 8 Senjata Disita dan 4 Oknum OPM Tewas
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Beberapa media melaporkan operasi TNI di Papua yang berbeda. Liputan6.com dan JPNN.com menyatakan delapan pucuk senjata jenis SS1 V1 dan SS2 V1 disita dari OPM di Kampung Balamai Atas, Intan Jaya, setelah empat anggota OPM tewas dalam kontak senjata. Namun, kumparan dan SINDOnews menyebutkan empat anggota OPM yang tewas adalah Hermanus Hogajau dan tiga anak buahnya di Distrik Agisiga, Intan Jaya, bukan di Kampung Balamai Atas. Perbedaan ini menunjukkan variasi dalam pelaporan lokasi dan identitas korban. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa OPM diklasifikasikan sebagai kelompok separatis yang harus ditumpas, sekaligunya tidak boleh ada kelompok separatis di wilayah Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Festival Band Tahun 2026 yang memperingati HUT ke-81 TNI di Jakarta. Operasi ini melibatkan Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
TNI Rebut 8 Senjata dari OPM
27 September 2026 pukul 23.22 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Jenderal Agus Subiyanto: 8 Pucuk Senjata Disita dari OPM
28 September 2026 pukul 02.11 · Baca aslinya ↗
Pentolan OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI
29 September 2026 pukul 19.54 · Baca aslinya ↗
Pentolan OPM Hermanus Hogajau & 3 Anak Buahnya Tewas Saat Kontak Tembak dengan Satgas TNI
29 September 2026 pukul 20.22 · Baca aslinya ↗
kumparan
Saat Panglima TNI Tegaskan OPM Harus Ditumpas
28 September 2026 pukul 03.57 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas usai Kontak Tembak dengan Satgas TNI
29 September 2026 pukul 16.40 · Baca aslinya ↗