Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Transisi Ekonomi Hijau Buka Green Jobs, SDM Jadi Fokus Pendidikan Tinggi

Transisi menuju ekonomi hijau menciptakan peluang baru, khususnya green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan, di sektor energi terbarukan seperti panas bumi dan natural hydrogen. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menekankan bahwa green jobs membutuhkan kemampuan kognitif dan teknis, bukan hanya ijazah, karena banyak menggunakan teknologi spesifik yang terus berkembang. Peluang ini tidak akan optimal tanpa persiapan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai kebutuhan industri hijau.

Stella menyarankan perguruan tinggi tidak perlu membuat kurikulum khusus, tetapi lebih penting membangun research mindset agar mahasiswa terbiasa mengajukan pertanyaan, mencari jawaban secara sistematis, dan menggunakan data serta logika. Kemampuan 'learning to learn' dan beradaptasi cepat terhadap perubahan juga diperlukan agar lulusan siap menghadapi dinamika pasar kerja hijau. Keterlibatan dunia usaha melalui kursus dan workshop penting untuk mengharmoniskan kebutuhan industri dan kompetensi lulusan.

Perbedaan melaporkan fokus utama: Warta Ekonomi menekankan pada exposure bidang panas bumi dan natural hydrogen serta research mindset, sementara SINDOnews lebih menekankan pada kemampuan 'learning to learn' dan adaptasi terhadap perubahan. Kedua sumber juga berbeda dalam penyebutan forum: Warta Ekonomi menyebutnya dalam konteks umum transisi ekonomi hijau, sementara SINDOnews secara eksplisit menyebut Special Session Green Jobs Ecosystem Forum pada Indonesia Sustainability 360 Forum 2026.

Menurut tiap media