Trump Desak Iran Menyerah, Perundingan Gencatan Senjata Gagal
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk menyerah dan mengibarkan bendera putih guna mengakhiri konflik militer antara kedua negara. Menurut VOI, konflik ini bermula dari serangan AS dan Israel ke Tehran pada 28 Februari, yang dibalas Iran dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas AS di negara tetangga. Perundingan mencapai kebuntuan dan masa 60 hari dari nota kesepahaman (MoU) Juni berakhir pada hari Senin lalu.
Kesepakatan gencatan senjata sementara yang mencakup penghentian operasi militer di semua lini gagal berlanjut. Kedua media sepakat menyebutkan perbedaan klaim: Trump menyatakan kesepakatan berakhir pada 7 Juli, sedangkan Iran mengaku menangguhkannya seminggu kemudian. Trump menegaskan tidak akan memperpanjang perjanjian kerangka kerja tersebut. SINDOnews menambahkan Trump mengklaim AS kini memegang kendali penuh atas Selat Hormuz, sedangkan VOI mencatat Trump menegaskan tujuan utamanya adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun dan bahwa pemilihan paruh waktu tidak memengaruhi strategi AS terhadap Iran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Trump: Iran Harusnya Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah!
18 Agustus 2026 pukul 07.27 · Baca aslinya ↗
VOI
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
18 Agustus 2026 pukul 08.00 · Baca aslinya ↗