Trump Ingin Kurangi Latihan Militer Bersama AS-Korsel, Sebut Hubungan Baik dengan Korut
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan pengurangan signifikan dalam cakupan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Trump menyatakan melalui Truth Social bahwa latihan tahunan seperti Ulchi Freedom Shield menghabiskan anggaran besar yang sebagian besar ditanggung AS, dan mengirimkan sinyal bermusuhan kepada Korea Utara. Ia menilai hubungan dengan Kim Jong Un sangat baik dan ingin menjaga dinamika diplomasi, sekaligus menekankan bahwa Korea Utara tidak menunjukkan ancaman selama masa kepemimpinannya.
Trump memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengurangi skala acara yang sudah terlalu dekat untuk dibatalkan sepenuhnya. Ia juga mengungkapkan diskusi dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terkait isu nuklir Iran, di mana Seoul menolak tawaran AS untuk bergabung dalam upaya denuklirisasi. Trump menyatakan kurangnya dukungan dari Seoul dalam hal ini sebagai salah satu alasan pengurangan latihan.
Sementara itu, SINDOnews melaporkan bahwa latihan Ulchi Freedom Shield direncanakan berlangsung selama 10 hari dan dirancang untuk menghadapi kemampuan militer Korea Utara yang terus berkembang, termasuk ancaman drone, gangguan GPS, dan serangan siber. Korea Selatan dan AS telah bersekutu lebih dari 70 tahun melalui perjanjian pertahanan bersama yang melindungi Seoul dari ancaman Korut yang kini memiliki senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua. Perbedaan muncul terkait durasi latihan: CNBC Indonesia tidak menyebutkan jumlah hari, sementara SINDOnews menyebutkan rencana 10 hari.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Mulai Renggang, Trump Tak Mau Sering-Sering Bertemu Korea Selatan
17 Agustus 2026 pukul 14.45 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Trump Kurangi Latihan Militer dengan Korsel, AS Takut dengan Ancaman Korut?
17 Agustus 2026 pukul 16.08 · Baca aslinya ↗