Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump mengancam hentikan perdagangan jika Fed tidak turunkan suku bunga

Donald Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara yang menyebabkan defisit, kecuali Federal Reserve menurunkan suku bunga. Ia menyatakan di Truth Social bahwa setiap kenaikan satu poin suku bunga membebani negara sebesar 650 miliar dolar per tahun, dan ia berargumen bahwa pertumbuhan ekonomi tidak seharusnya menyebabkan inflasi. Trump menyoroti bahwa Amerika Serikat seharusnya mencapai pertumbuhan GDP 15-20 persen, bukan 2-4 persen saat ini, dengan pengecualian penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve pada Mei 2024 dengan perjanjian untuk tetap independen dalam keputusan kebijakan. Perbedaan antara media terletak pada angka defisit perdagangan; ANTARA News tidak menyebutkan angka spesifik, sementara CNN Indonesia menyebutkan defisit sebesar US$1,2 triliun dengan semua mitra dagang, termasuk China, Meksiko, dan Vietnam. CNN juga menyebutkan inflasi AS melonjak menjadi 3,4 persen pada Juli 2026, terutama akibat harga gas naik akibat konflik di Selat Hormuz, serta laporan tenaga kerja AS Agustus 2026 yang menunjukkan 162.000 pekerja baru membuka peluang Fed untuk menaikkan suku bunga.

Menurut tiap media