Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Tunda Tarif Impor 50% ke Kanada, Kesepakatan Dagang Dalam Pembahasan Akhir

Presiden AS Donald Trump menunda pengenaan tarif impor 50% terhadap barang asal Kanada selama tiga hari untuk memberikan ruang menyelesaikan kesepakatan dagang. Menurut Media Indonesia, kedua negara telah mencapai kesepakatan yang kini tinggal menunggu finalisasi dokumen. SINDOnews melaporkan bahwa perundingan masih berlangsung, dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan ada kemajuan substansial namun masih ada pekerjaan penting yang perlu diselesaikan.

Negosiasi mencakup penurunan tarif otomotif AS untuk Kanada dari 25% menjadi 15%, serta permintaan AS terkait akses kuota produk susu dan pencabutan larangan minuman beralkohol di provinsi Kanada. Trump juga mengisyaratkan kemungkinan menghidupkan kembali proyek pipa minyak Keystone XL. Media Indonesia menyebutkan bahwa langkah ini disambut positif oleh pelaku bisnis dan Kamar Dagang AS guna menghindari gangguan rantai pasokan dan risiko kehilangan 13 juta lapangan kerja.

SINDOnews menambahkan bahwa Trump sebelumnya mengumumkan tarif ini sebagai respons atas praktik perdagangan diskriminatif Kanada di sektor otomotif, alkohol, dan susu. Analisis Veda Partners yang dilaporkan SINDOnews menyatakan bahwa penerapan tarif akan meningkatkan rata-rata tarif ekspor Kanada ke AS dari 4,68% menjadi 6,27%. Perbedaan melibatkan jumlah pekerja yang terancam: Media Indonesia menyebutkan risiko kehilangan 13 juta lapangan kerja, sementara SINDOnews tidak menyebutkan angka tersebut.

Menurut tiap media