UATAS dan Bank Sampoerna Dorong Pembiayaan UMKM, Laba Rp15,9 Miliar
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Plus Ultra Abadi (UATAS) membuka kerja sama dengan Bank Daerah, khususnya Bank Perkreditan Raky (BPR) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif dan masyarakat yang belum terlayani keuangan formal. Direktur Pengembangan Bisnis UATAS Shintya Maulida menyampaikan hal ini dalam Fintech Lending Days 2026 di Bali, menekankan bahwa kerja sama ini tidak bersifat kompetitif, melainkan menggabungkan kemampuan teknologi dan data digital UATAS dengan pemahaman lokal dan jaringan BPR/BPD. Kolaborasi ini bertujuan memberikan pembiayaan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan, khususnya untuk mendukung sektor UMKM di daerah.
PT Bank Sampoerna mencatat laba bersih Rp15,9 miliar pada kedua 2026, naik 41,29% YoY. Kinerja positif mendukung misi pemberdayaan UMKM dengan 60% kredit (Rp6,2 triliun) disalurkan langsung ke pelaku UMKM. Penyaluran tidak langsung melalui fintech, multifinance, koperasi, dan venture capital mencapai Rp628,8 miliar. Total pembiayaan Rp10,6 triliun didukung likuiditas CASA Rp2,6 triliun. PDAja.com memperkuat distribusi ritel dengan sistem pinjam-tinggal.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Uatas Buka Kerja Sama dengan Bank Daerah untuk Perluas Pembiayaan UMKM
27 Agustus 2026 pukul 20.10 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Kinerja Solid Jadi Landasan Bank Sampoerna Dorong Pertumbuhan UMKM
28 Agustus 2026 pukul 21.53 · Baca aslinya ↗