Usulan Tambahan Anggaran Perpustakaan Nasional 2027 untuk Literasi di Daerah 3T
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Komisi X DPR RI menerima usulan tambahan anggaran Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) Tahun Anggaran 2027. Warta Ekonomi melaporkan tambahan sebesar Rp307,774 miliar, sedangkan kumparan menyebutkan Rp50 miliar, menunjukkan perbedaan nilai signifikan antara kedua laporan. Anggaran TA 2027 naik dari Rp367,725 miliar menjadi Rp417,725 miliar, menunjukkan peningkatan Rp50 miliar. Perpusnas memperkuat lima program prioritas: bantuan bacaan bermuto (Rp40,309 miliar untuk 10.000 lokus), Relawan Literasi Masyarakat (Rp3,475 miliar untuk 500 orang), KKN Tematik Literasi (Rp2,3 miliar untuk 1.500 kelompok), jurnal elektronik (Rp3,5 miliar), dan akreditasi perpustakaan sekolah/madrasah (Rp415,7 ribu), dengan DAK Nonfisik Rp118,75 miliar untuk 269 provinsi, kabupaten, dan kota. Anita Jacoba Gah menyoroti kebutuhan akses perpustakaan di daerah 3T, termasuk NTT yang memiliki literasi hanya 30% untuk anak SD-SMP, serta meminta target terukur seperti Tingkat Kegemaren Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Komisi X DPR RI Terima Usulan Tambahan Anggaran Perpusnas 2027
2 September 2026 pukul 09.40 · Baca aslinya ↗
kumparan
Anita Jacoba Gah Minta Tambahan Anggaran Perpusnas Berdampak Nyata ke Daerah 3T
2 September 2026 pukul 12.21 · Baca aslinya ↗