Video Commerce dan Live Streaming Dorong Pertumbuhan Transaksi E-Commerce di Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa tren perdagangan melalui video commerce atau jualan lewat live streaming semakin berkembang di Indonesia. Dari sekitar 800.000 penjual online, transaksi melalui video commerce mencapai 2,6 miliar kali, dengan pertumbuhan sebesar 75% hingga hampir 90 persen. Tren ini didukung oleh lebih dari 180 juri pengguna media sosial di Indonesia yang tumbuh 26 persen per tahun.
Airlangga menyatakan bahwa penjualan offline masih mendominasi dengan sekitar dua pertiga, sementara e-commerce menyumbang satu pertiga. Pemerintah juga menargetkan transaksi Harbolnas 2026 mencapai Rp40 triliun pada Desember 10-16. Nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$100 miliar pada 2025. Integrasi omnichannel dilakukan melalui kolaborasi marketplace, social commerce, OTO, dan ride hailing.
Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) semakin penting untuk pengelolaan stok, permintaan, dan personalisasi produk. DEFA ASEAN ditandatangani November di Manila untuk memperluas pasar ekspor UMKM.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Marak Fenomena Live Streaming, Warga RI Jadi Mudah Tergoda Belanja
27 Agustus 2026 pukul 15.25 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Airlangga Ungkap Jualan Live Laris hingga Tembus 2,6 M Transaksi
27 Agustus 2026 pukul 20.36 · Baca aslinya ↗