Viral Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Konten Boneka di Jalan Tunjungan, Polisi Selidiki
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Polrestabes Surabaya sedang menyelidiki dugaan pelecehan seksual berkedok pembuatan konten video boneka yang menargetkan perempuan di kawasan Jalan Tunjungan. Kejadian ini viral setelah korban berinisial AS membagikan pengalamannya di media sosial. Pada 5 Agustus 2026 sekitar tengah malam, AS dan temannya dihampiri dua pria yang menawarkan pembuatan video singkat dengan boneka. AS sempat menolak, namun temannya akhirnya menyetujui. Saat ingin mencegah temannya, AS justru ikut ditarik ke dalam frame kamera. Dalam proses rekam, mereka diberi boneka dan diminta memegang bagian ekor boneka serta mengikuti instruksi yang dianggap tidak nyaman.
AS kemudian menceritakan pengalamannya di Threads, yang mendapat perhatian luas. Beberapa perempuan lain juga mengaku pernah mengalami hal serupa. Kasatres PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari memastikan pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini dan meminta warga lebih berhati-hati di ruang publik serta segera melaporkan perilaku mencurigakan kepada petugas.
Pemilik akun TikTok dan YouTube @takimofficial08 muncul dan mengirimkan permintaan maaf langsung kepada AS. Ia mengklaim tidak berniat merendahkan siapa pun dan berjanji tidak mengulangi konsep konten serupa di masa mendatang. AS memaafkan secara personal namun memilih untuk tidak menghapus unggahan viralnya sebagai peringatan bagi perempuan lain.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Viral Pelecehan Modus Konten Boneka di Surabaya, Polisi Turun Tangan
22 September 2026 pukul 13.55 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Viral Dugaan Pelecehan Berkedok Konten Boneka di Jalan Tunjungan, Polisi Turun Tangan
23 September 2026 pukul 15.43 · Baca aslinya ↗