Waka DPR Minta Perkuat Mitigasi Keamanan di Papua Usai Serangan KKB
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengecam penembakan sopir travel asal Toraja, Aris, di Wamena, Papua Pegunungan oleh KKB. Ia meminta TNI dan Polri memperkuat mitigasi keamanan di Papua untuk mencegah pengulangan kekerasan. Satgas Operasi Damai Cartenz masih menyelidiki keterlibatan KKB Kodap III Ndugama, sekaligus membantah klaim bahwa korban adalah aparat intelijen yang menyebutnya hoaks. Aris telah bekerja sebagai sopir travel selama 13 tahun.
Pimpinan DPR RI juga mendesak peningkatan strategi pengamanan pasca serangan KKB terhadap warga sipil. Serangan terbaru melanda Nduga dan Jayawijaya, melibatkan 4 korban: seorang sopir travel dan tiga pegawai Dinas Pertanian. Korban dipaksa membuat video pernyataan sebelum ditembak dan dibakar. Cucun menekankan pentingnya mitigasi risiko preventif, bukan hanya respons pasca kejadian. Komisi I DPR terus memantau situasi bersama aparat di lapangan.
Perbedaan melaporkan jumlah korban: Detik.com menyebutkan satu kasus penembakan di Wamena, sementara Kumparan melaporkan empat korban dalam dua serangan terpisah di Nduga dan Jayawijaya. Detik.com menekankan penyelidikan terhadap keterlibatan KKB Kodap III Ndugama dan membantah klaim keterlibatan intelijen, sedangkan Kumparan menyoroti penggunaan paksaan dan pembakaran mayat oleh pelaku.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Waka DPR Minta Perkuat Mitigasi Hadapi KKB Usai Sopir Travel Ditembak Mati
17 September 2026 pukul 12.41 · Baca aslinya ↗
kumparan
Pimpinan DPR Soroti Rentetan KKB Serang Warga Sipil di Papua: Harus Mitigasi
17 September 2026 pukul 13.16 · Baca aslinya ↗