Wali Asuh dan Asrama Sekolah Rakyat Ikut Pelatihan Penguatan Pengasuhan di Berbagai Kota
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ratusan wali asuh dan wali asrama Sekolah Rakyat mengikuti pelatihan penguatan pengasuhan di beberapa kota, termasuk di BBPPKS Makassar dan Yogyakarta, pada September 2026. Di Makassar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan ikrar kerja totalitas yang menekankan empati, disiplin, dan integritas, dengan ancaman pemutusan kontrak jika terjadi pelanggaran seperti perundungan, kekerasan, atau intoleransi. Di Yogyakarta, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa wali asuh dan asrama menjadi ujung tombak pembentukan karakter, dengan pendekatan berbasis empati, perhatian, dan kasih sayang. Pelatihan di Yogyakarta diikuti 200 peserta, terdiri dari 160 wali asuh dan 40 wali asrama dari 16 Sekolah Rakyat di wilayah DIY. Baiq Windra Ishanda menambahkan bahwa pelatihan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sebagai figur pengasuh yang mencerminkan keluarga penuh hangat. Siswa didampingi secara individual agar tidak hanya fokus pada aspek formal, tetapi juga memahami latar belakang dan kebutuhan masing-masing anak. Pendampingan dilakukan hingga siswa menyelesaikan pendidikan, termasuk dukungan untuk melanjutkan studi, bekerja, atau berusaha sesuai minat dan potensi mereka.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Di Hadapan Gus Ipul, Wali Asuh dan Wali Asrama se-Sulsel Ikrar Kerja Totalitas
25 September 2026 pukul 19.25 · Baca aslinya ↗
Wamensos Agus Jabo: Wali Asuh & Asrama Ujung Tombak Karakter Siswa
26 September 2026 pukul 16.33 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Wamensos Agus Jabo Tekankan Peran Penting Wali Asuh Sekolah Rakyat
26 September 2026 pukul 18.56 · Baca aslinya ↗