Wamendagri Tinjau Banjir Bandang di Solok, Soroti Koordinasi dan Pengungsi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumater Barat pada Jumat (2/10/2026). Ia memuji kesiapsiagaan pemerintah daerah serta menyatakan kebutuhan untuk normalisasi, alat berat, dan personel. Bima menekankan pentingnya koordinasi dengan BNPB guna menjamin keberlanjutan tanggap darurat. Hingga saat itu, sebagian besar pengungsi (508 orang) kembali ke rumah, namun empat kepala keluarga masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mengalami kerusakan berat.
Bima meminta Pemkab Solok memetakan langkah antisipasi bencana di masa mendatang, termasuk relokasi fasilitas pemerintahan. Ia juga menyoroti realisasi Transfer ke Daerah (TKD) yang perlu dimaksimalkan untuk memberikan dampak pada masyarakat. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mengidentifikasi kendala serta memperkuat koordinasi agar alokasi anggaran dapat berjalan optimal.
Bupati Solok memperpanjang masa tanggap darurat 7 hari ke depan. Data BPBD mencatat 570 korban, 62 mengungsi di posko, dan 508 mandiri. Koordinasi antara pusat-daerah perlu ditingkatkan untuk efektivitas penanganan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Tinjau Banjir Bandang Solok, Wamendagri Bima Soroti Hal Ini
2 Oktober 2026 pukul 16.11 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Wamendagri Tinjau Banjir Bandang Solok, Tegaskan Dukungan Penuh
2 Oktober 2026 pukul 16.38 · Baca aslinya ↗