Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Wiyagus Buka KPPD IV, Tekankan Kepemimpinan Holistik bagi Kepala Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus membuka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta. Dalam sambutannya, Wiyagus menekankan pentingnya kepemimpinan holistik bagi kepala daerah untuk menghadapi dinamika global dan pembangunan yang cepat berubah. KPPD dilaksanakan bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) sebagai forum strategis untuk memperluas wawasan kebangsaan, memperkuat kemampuan merumuskan kebijakan responsif dan inovatif, serta menerjemahkan program Asta Cita pemerintah pusat ke dalam kebijakan lokal agar sinergi terjalin dengan baik.

Wiyagus menjelaskan bahwa kepala daerah perlu keluar dari rutinitas pemerintahan dan melihat persoalan secara komprehensif, tidak terbatas pada pendekatan sektoral. Ia menekankan agar kebijakan daerah selaras dengan kebijakan pusat, termasuk dalam menerjemahkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah-langkah seperti meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta menciptakan lapangan kerja menjadi bagian dari kontribusi daerah terhadap kesejahteraan nasional. Dukungan dari Lemhannas diharapkan memperkaya pemahaman peserta tentang berbagai isu nasional secara menyeluruh.

Peserta KPPD terdiri dari 23 orang kepala daerah, termasuk 18 bupati dan 5 wali kota. Setiap peserta diharapkan membawa agenda perubahan yang jelas dan terukur, lalu menyusun rencana aksi berdasarkan permasalahan di daerahnya masing-masing. Tujuannya agar kursus tidak sekadar menghasilkan sertifikat, tetapi juga gagasan perubahan nyata yang dapat diimplementasikan menjadi kebijakan program.

Menurut tiap media