Winamp Diluncarkan Kembali dengan Layanan Streaming Premium Berbasis Deezer
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Winamp, pemutar MP3 legendaris yang mendominasi desktop Windows sebelum era streaming, kembali diluncurkan dengan layanan baru yang menggabungkan berlangganan premium dan dukungan untuk file musik lokal, radio internet, podcast, serta penyimpanan cloud. Melalui kemitraan dengan Deezer, Winamp mendapatkan teknologi streaming berlabel putih dan katalog musik berlisensi, sementara perusahaan tetap mengontrol produk, merek, dan hubungan dengan pengguna. Aplikasi baru ini tidak menggantikan versi klasik Winamp yang masih digunakan oleh lebih dari 40 juta pengguna aktif di seluruh dunia, melainkan hadir berdampingan dengannya. Setelah peluncuran, teknologi streaming berbasis Deezer juga akan ditambahkan ke versi klasik tersebut. Langkah ini juga mendukung upaya Deezer untuk memperkuat kembali bisnis white-labelnya. CEO Radionomy, Alexander Saboundjian, menjanjikan pengalaman mendengarkan musik yang terpadu tanpa harus berpindah aplikasi. Dengan mengakuisisi Winamp dari AOL pada 2014, perusahaan berupaya mengembangkan kembali popularitas platform legendaris tersebut. Winamp akan dikembangkan kembali pada 2027 dengan model berlangganan seperti Spotify. Layanan streaming premium disediakan oleh Deezer dan terintegrasi dalam Winamp Player versi terbaru. Winamp tetap mempertahankan cita rasa lamanya sekaligus menggabungkan fitur streaming premium dengan perpustakaan musik lokal, stasiun radio internet, podcast, dan koleksi cloud pribadi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Aplikasi Winamp Mendadak Bangkit dari Kubur, Spotify Minggir Dulu
21 September 2026 pukul 11.45 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Winamp Bangkit Kembali dan Tawarkan Layanan Streaming Premium
21 September 2026 pukul 22.00 · Baca aslinya ↗