Xiaomi Naikkan Harga HP dan Tablet Akibat Krisis Chip di Indonesia dan Jepang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Xiaomi mengumumkan kenaikan harga untuk smartphone dan tablet akibat krisis harga komponen chip memori yang meningkat. Kenaikan berlaku mulai 1 September 2026 untuk merek Xiaomi dan Redmi, sementara lini POCO mengikuti pada 4 September 2026. Di Indonesia, harga Xiaomi 17T Pro (12GB/512GB) naik dari Rp15,5 juta menjadi Rp17,7 juta, meski harga rilisnya tetap di Rp12,999.000. Sementara di Jepang, beberapa perangkat mengalami kenaikan hingga 20.000 yen (setara Rp2,2 juta), termasuk lini flagship Xiaomi 17T Pro serta varian POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max.
Perusahaan menjelaskan telah berupaya menyerap kenaikan biaya demi menjaga harga produk tetap terjangkau, namun tekanan inflasi komponen memori yang terus meningkat dinilai tidak lagi berkelanjutan bagi kesehatannya secara keuangan. Laporan Reuters menunjukkan pendapatan sektor smartphone Xiaomi turun 7,5% year-on-year dengan pengiriman (shipment) menurun hingga 26% sejak kuartal II-2026. Riset Counterpoint Research juga mencatat penurunan penjualan HP di China hingga 13% selama festival belanja 618 akibat vendor yang memangkas diskon dan menaikkan harga.
Tren ini juga mempengaruhi produsen lain seperti Apple yang dilaporkan akan mengikuti langkah serupa dengan memangkas margin atau menaikkan harga iPhone terbaru. Krisis ini mencerminkan tekanan yang sedang melanda industri smartphone global akibat kenaikan biaya komponen yang tak terduga.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Harga HP Xiaomi Naik, Ini Daftarnya
24 Agustus 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Harga HP Xiaomi Sudah Naik Gila-Gilaan, Cek Daftar Terbaru di RI
24 Agustus 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗