Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Yunani Gencarkan Pembelian Sistem Pertahanan Udara Israel di Tengah Ketegangan dengan Turki

Yunani dan Israel dilaporkan menandatangani atau akan menandatangani kesepakatan senjata untuk sistem pertahanan udara berlapis. SINDOnews melaporkan kesepakatan senilai USD3,5 miliar (Rp62 triliun) yang mencakup David's Sling dan Spyder, sementara VOI menyebutkan nilai 3,6 miliar dolar AS dan menambahkan sistem Barak MX. Kedua sumber menyebutkan sistem ini akan menjadi bagian dari jaringan pertahanan udara terintegrasi bernama 'Achilles Shield'. Perjanjian ini diproyeksikan menjadi kesepakatan pertahanan terbesar dalam sejarah kedua negara. Langkah ini terjadi di tengah memburuknya hubungan Yunani dengan Turki. Sistem ini dirancang untuk melindungi Yunani dari berbagai ancaman udah, termasuk rudal balistik, drone, dan pesawat musuh. Proyeksi waktu pencapaian penuh bervariasi: SINDOnews menyebutkan 35 bulan hingga kesiapan operasional penuh, sementara VOI tidak menyebutkan proyeksi waktu. Yunani berencana mengalokasikan sekitar 28 miliar euro hingga 2036 untuk memodernisasi militernya. Perusahaan pertahanan Israel seperti Rafael dan Israel Aerospace Industries diproyeksikan mendapatkan sebagian besar kontrak, sementara perusahaan pertahanan Yunani juga diharapkan mendapatkan pekerjaan senilai sekitar 820 juta dolar AS.

Menurut tiap media