700.000 Orang Tewas, Google Peringatkan Bencana Besar Lebih Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google DeepMind dan Google Research meluncurkan AI WeatherNext yang mampu memprediksi arah dan kekuatan badai tropis satu hari lebih cepat dibandingkan teknologi meteorologi sebelumnya. Akurasi ini setara dengan kemajuan satu dekade dalam ilmu cuaca. Prediksi tiga hari WeatherNext setara dengan prediksi dua hari model lama. Siklon tropis dalam 50 tahun terakhir telah menewaskan lebih dari 700.000 orang dan menyebabkan kerugian ekonomi US$1,4 triliun secara global.
WeatherNext dikembangkan bersama National Hurricane Center AS, UK Met Office, dan CIRA. Model ini menggabungkan pemodelan atmosfer global dan lokal beresolusi tinggi dalam satu AI, mampu menjalankan 1.000 simulasi dalam kurang dari satu menit menggunakan chip TPU Google. Selama musim badai 2025, NHC memanfaatkannya untuk memprediksi Badai Melissa secara presisi. Google membuka akses kode sumber WeatherNext 2 dan WeatherNext Cyclones secara gratis, serta menyediakan platform Weather Lab di Google Earth AI untuk pemantauan cuaca global.
Bagikan
Berita terkait
Gemini Robotics 2 Bantu Robot Bisa Berpikir seperti Manusia
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 21.07
Alibaba Qwen Salip Meta dan Google, Model AI Open-Source Tiongkok Kuasai Pengembang Global
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 00.00
Dario Amodei Akui Dunia Dilanda Krisis Kepercayaan AI, Industri Dituntut Buktikan Manfaatnya
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 23.47
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15