AI Google Bisa Deteksi Lemak Tubuh Lebih Akurat dari Smartwatch
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4041319/original/028465400_1654235143-luke-chesser-WLOCr03nGr0-unsplash.jpg)
Google Research mengembangkan sistem AI bernama PhotoScan yang dapat mendeteksi lemak tubuh dengan akurat menggunakan kamera ponsel, tanpa perlu sinar-X atau alat khusus. PhotoScan dilatih menggunakan data DXA dan MRI, lalu disempurnakan dengan foto tubuh 2D. Sistem mampu menghitung rasio lemak lingkar pinggang/kaki (A/G ratio) dan rasio lemak organ dalam/lemak bawah kulit (V/S ratio). Dalam uji coba, PhotoScan lebih akurat daripada sensor bioelectrical impedance analysis (BIA) pada smartwatch. Google juga sedang menguji kemampuan sistem memprediksi resistensi insulin, dengan rencana mengintegrasikan hasil ke fitur Health Guardian pada Pixel Watch. Meski menjanjikan, adanya hambatan privasi dalam membagikan foto tubuh menjadi tantangan besar untuk adopsi luas.
Bagikan
Berita terkait
Fitur Insulin Resistance Trends Pixel Watch: Cara Kerja dan Jadwal Rilis
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.22
Banyak Warga Meninggal di Usia Muda, Klaim MSIG Life Tembus Rp545 M
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
JK: PMI Salurkan Logistik dan Layani Ratusan Warga NTT Terdampak Gempa
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
Siti Fauziah Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Pegawai MPR RI
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.04