Anak-Anak Penyintas Gempa di NTT Dapat Dukungan Psikososial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak penyintas gempa bumi di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendampingan ini bertujuan membantu anak-anak mengatasi trauma dan memulihkan kondisi emosional pasca-gempa. Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas, Idy Muzayyad, menekankan pentingnya dukungan psikososial bagi anak-anak selama situasi darurat, agar mereka dapat mengurangi rasa cemas dan kembali merasa ceria.
Idy menjelaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi mental, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Baznas berkomitmen memastikan hak-hak anak terdampang bencana terpenuhi, termasuk hak untuk merasa aman dan dilindungi secara emosional.
Hingga 31 Agustus 2026, Baznas telah mengerahkan 90 personel lapangan, tim Rumah Sehat Baznas, armada operasional, dan Pos Baznas Tanggap Bencana untuk membantu warga di enam kabupaten terdampak di NTT, yakni Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Sikka. Operasi ini mengoperasikan 53 pos layanan kemanusiaan, dengan bantuan berupa 52.550 porsi makanan dan layanan dapur air sebanyak 3.500 cup per hari.
Bagikan
Berita terkait
Ivan Gunawan Salurkan Donasi Rp 250 Juta untuk Korban Gempa NTT
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 17.25
Aksi Tim Dukcapil, 6 Hari Pulihkan 11.225 Dokumen Warga Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 21.00
Dukcapil Beberkan Cerita di Balik Pemulihan Data Kependudukan Kelompok Rentan
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 20.51
Dukcapil Pulihkan Lebih dari 11.000 Dokumen Adminduk Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 20.18