Anak Krakatau Batuk, Pakai Masker dong
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda melakukan erupsi atau 'batuk' pada malam Sabtu (5/9) dan mas masih berlanjut hingga Minggu (6/9) pagi. Debu hasil erupsi tersebut terbawa angin hingga mencapai Depok, Jawa Barat. Akibatnya, sejumlah pengurus lingkungan, masjid, dan musala di Depok mengimbau warga untuk memakai masker dan menutup jendela rumah. Menurut pengamat gunung api Muhammad Dika Nurzaman, erupsi ini terindikasi sebagai pancaroba lava (lava fountain) yang dimulai pukul 23.07 WIB dan masih berlanjut. Letusan ini termasuk yang tertinggi sejak gunung tersebut dinaikkan statusnya ke siaga. Gempa letusan tercatat memiliki amplitudo maksimum 70 milimeter dengan durasi 21.600 detik. Akumulatifnya, gunung ini telah mengalami lebih dari 240 kali letusan sejak status siaganya ditetapkan pada 2 Juli 2026. Dika menegaskan bahwa letusan bersumber dari kantong magma sendiri dan tidak memengaruhi gunung api lain di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 07.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Sejumlah Wilayah Lampung
Berita terkait
Penjelasan Badan Geologi soal Dentuman Misterius di Bandung, Terkait Erupsi Anak Krakatau?
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 21.30
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 209 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.54
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Warga Tetap Padati CFD Rasuna Said
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 08.51
209 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.50