Apa Itu Awan Cumulonimbus yang Lekat dengan Hujan Lebat?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Awan Cumulonimbus (Cb) adalah awan konvektif yang tumbuh menjulang tinggi secara vertikal dengan badan tebal. Awan ini terbentuk dari naiknya udara hangat dan lembap (updraft), kemudian mengembun membentuk struktur yang mirip payung atau brokoli pada tahap matang. Cumulonimbus paling sering menghasilkan hujan lebat, petir, angin kencang, bahkan hujan es. BMKG menyatakan awan ini dapat mengubah cuaca dan kualitas udara secara signifikan. Di sektor penerbangan, Cb dihindari karena berbahaya: dapat menyebabkan turbulensi, menghalangi jarak pandang, berisiko petir, angin kencang, serta hujan es yang merusak mesin pesawat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.00
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 26 Agustus 2026: Bogor Berpotensi Hujan Disertai Petir
Berita terkait
Kabut Asap Kian Pekat, Penerbangan dari dan Menuju Bandara Singkawang Dihentikan
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.50
Jarak Pandang Bandara Bandara Sultan Syarif Kasim II Dilaporkan Membaik
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.35
Waspada Hujan Lebat Minggu Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.30
Waspada Hujan Lebat Sabtu Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 06.45