Apa Itu HAARP yang Ramai Dikaitkan dengan Erupsi Gunung?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

HAARP (High-frequency Active Auroral Research Program) adalah fasilitas penelitian di Alaska yang memancarkan gelombang radio HF untuk mempelajari ionosfer, bukan untuk memicu erupsi gunung. Dengan daya hingga 3,6 MW dan frekuensi 2,7-10 MHz, HAARP menghasilkan eksperimen terkontrol pada lapisan atmosfer 60-80 km di atas permukaan Bumi. Narasi yang menyatakan HAARP memicu erupsi di Indonesia tidak berdasar ilmiah, karena energi yang menyebabkan erupsi berasal dari dalam Bumi pada kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer, jauh di luar jangkauan teknologi manusia. Aktivitas vulkanik Indonesia dipengaruhi oleh lokasi di Cincin Api Pasifik, di mana banyak lempeng tektonik bertemu. Proses erupsi membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan untuk akumulasi tekanan magma di dalam kerak bumi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.40
Mbah Rono: Gunung Anak Krakatau Secara Alamiah Masih Bisa Erupsi Lagi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.50
28 Insiden Gunung Meletus Dalam 24 Jam Terakhir, Cek Daftar Lengkapnya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.35
5 Gunung Api di RI Serentak Erupsi, Ini Penjelasan Mbah Rono
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.20
Pakar Sebut Erupsi 4 Gunung Api RI Hari Ini Tak Saling Berkaitan
Berita terkait
6 Gunung Api Erupsi Nyaris Serentak, PVMBG Ungkap Penyebanya
JawaPos · 6 September 2026 pukul 14.30
6 Gunung Api Erupsi Beruntun Akhir Agustus, PVMBG: Tak Ada Bukti Saling Picu
Detik.com · 3 September 2026 pukul 09.19
6 Gunung Api Erupsi Serentak Akhir Agustus, Ini Penjelasan PVMBG
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.43
Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini, Simak Detailnya
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 09.54