Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Api Tak Terlihat Bisa Membakar Gambut Selama Berbulan-bulan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tampak padam di permukaan belum tentu berarti kebakaran benar-benam selesai, terutama di lahan gambut. Fenomena yang disebut peat smouldering ini adalah proses pembakaran lambat tanpa nyala api yang berlangsung di bawah permukaan tanah gambut. Karena gambut menyimpan lapisan material organik dari vegetasi yang terakumulasi selama lama, api dapat merambat perlahan di bawah tanah dan sulit terdeteksi sekaligus dipadamkan. Kebakaran jenis ini dapat bertahan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, dan berpotensi muncul kembali ke permukaan ketika kondisi mendukung.

Penelitian oleh tim BRIN yang dipublikasikan di Majalah Ilmiah Pengkajian Industri pada September 2023 mengusulkan pendeteksian dini karhutla gambut menggunakan machine learning. Para peneliti menemukan bahwa metode berbasis simulasi fisik seperti data hotspot, Fire Weather Index (FWI), dan Fire Danger Rating System (FDRS) memiliki keterbatasan. Sebagai alternatif, mereka mengusulkan pendekatan impact-based learning untuk memberikan informasi lebih dini mengenai potensi dan dampak kebakaran.

Penanganan karhutla di lahan gambut tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan. Pemantauan pasca-pemadaman penting untuk memastikan sumber panas benar-benar hilang, terutama di area gambut. Penelitian ini bersifat konseptual dan belum membuktikan bahwa AI saat ini mampu mendeteksi seluruh kebakaran gambut bawah permukaan secara otomatis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait