Apple Mengerem Produksi Vision Pro, Fokus Bergeser ke Kacamata Pintar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple telah mengurangi fokus pengembangan Vision Pro, sebuah headset komputasi spasial yang diluncurkan pada 2024 dengan harga awal USD 3.499 (sekitar Rp62,14 juta). Penyebab utama penghentian ini termasuk harga yang terlalu tinggi, bobot perangkat yang berat, dan minimnya dukungan dari pengembang aplikasi. Akibatnya, adopsi Vision Pro di kalangan konsumen berjalan lebih lambat dari dugaan, sehingga tidak layak dipertahankan sebagai produk massal. Laporan dari AppleInsider menyatakan bahwa setidaknya 60 karyawan terkait VR dan Vision Products Group diberhentikan, dan divisi tersebut ditempatkan dalam status "on ice" oleh calon CEO Apple, John Ternus. Namun, tim Vision belum sepenuhnya dibubarkan. Sebagai gantinya, Apple beralih mengarahkan sumber dayanya ke pengembangan kacamata pintar dan peningkatan Siri berbasis AI. Langkah ini sejalan dengan visi Apple untuk menemukan kategori perangkat baru yang lebih ringan dan terjangkau, terutama menjelang transisi kepemimpinan dari Tim Cook ke John Ternus pada 1 September 2026. Analis Ming-Chi Kuo menilai hanya dua produk kacamata yang masih aktif dalam lini Vision, sementara rencana headset generasi berikutnya dan Vision Air telah dihentikan. Kuo menyatakan bahwa menghentikan lini Vision Pro merupakan keputusan tepat mengingat potensi pasar massal kacamata pintar yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.30
Bocoran Terbaru AirPods Berkamera, Bisa Apa Saja?
Berita terkait
Deretan Produk Baru Apple Bocor, Ada AirPods Berkamera
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.38
Apple Rampungkan AI Khusus Tiongkok, Gandeng Alibaba untuk Apple Intelligence
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.31
Apple Siapkan Fitur iPhone untuk Buktikan Foto Asli atau Hasil AI
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.11
Apple Melatih Model AI-nya Sendiri Khusus Melawan Produk China
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.26