Apple Ubah Aturan Izin Data untuk Iklan di iPhone
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple akan mengubah aturan izin data untuk iklan tertarget di iPhone dan iPad setelah Otoritas Persaingan Usaha Federal Jerman menyelesaikan penyelidikan bertahun-tahun terhadap kerangka App Tracking Transparency (ATT). Regulator menilai ATT memberi perlakuan lebih menguntungkan bagi aplikasi milik Apple dibanding pihak ketiga, berpotensi melanggar hukum persaingan. Apple diberi waktu empat bulan untuk menerapkan perubahan yang berlaku tujuh tahun dan dipantau seorang wali amanat. Perubahan utama mencakup desain ulang pop-up izin pelacakan aplikasi pihak ketiga agar netral secara visual dan bahasa, sehingga setara dengan tampilan aplikasi Apple. Pengembang pihak ketiga juga mendapat fleksibilitas menggabungkan permintaan ATT dengan persetujuan perlindungan data tambahan. Kebijakan ini berlaku di hampir seluruh negara Uni Eropa.
Perubahan ini berdampak pada pengembang yang mengandalkan data pengguna untuk iklan tertarget, seperti Meta Platforms. Iklan tertarget umumnya menghasilkan pendapatan lebih tinggi dari kampanye luas. Apple memperkenalkan ATT untuk memberi pengguna kendali atas pelacakan, namun kebijakan itu menuai kritik dari industri periklanan digital. Sebelumnya, regulator Prancis menjatuhkan denda €150 juta dan Italia €98,6 juta terkait ATT. Keputusan Jerman memaksa Apple menyesuaikan mekanisme persetujuan agar tidak memberikan keuntungan tidak semestinya kepada aplikasi miliknya sendiri.
Bagikan
Berita terkait
Speaker iPhone 18 Pro Berisik, Unit Pengganti Ikut Bermasalah
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.41
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.35
Mau Upgrade iPhone? Tiga Model Ini Paling Untung Sebelum iPhone 18 Datang!
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.32
Apple Hadirkan Fitur Impersonation Risk Detection di iOS 27, Cegah Penipuan Social Engineering
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 20.00