Awas Malware 'Panda Beracun', Bisa Kuras Saldo Rekening Bank
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Malware baru bernama ToxicPanda 2.0 telah muncul dan menargetkan pengguna Android di 16 negara, termasuk Indonesia. Versi terbaru dari trojan perbankan ini mampu mencuri PIN dari lebih dari 140 aplikasi perbankan dan mata uang kripto yang digunakan oleh 349 lembaga keuangan. Peretas menanamkan 167 perintah jarak jauh baru yang memungkinkan mengendalikan ponsel korban secara diam-diam. Dengan PIN yang dicuri, peretas dapat mengotorisasi transfer dan menguras saldo rekening bank korban. ToxicPanda 2.0 menyusup melalui aplikasi bodong dan layar instalasi palsu, lalu mengeksploitasi fitur Aksesibilitas Android untuk mengambil kontrol penuh atas perangkat. Malware ini juga menampilkan laman perbankan tiruan untuk memancing pengguna memasukkan PIN, sementara perintah jarak jauhnya terus-menerus mencuri kredensial dan data sensitif lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Awas! Celah Keamanan di Zoom Bisa Dipakai Bobol Android dan iPhone
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.34
Seram, Teknologi Canggih AI Sekarang Dipakai Hacker Hitam
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.35
AI Makin Mandiri, Kaspersky Ingatkan Kepercayaan Buta Manusia Bisa Jadi Bumerang
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 15.16
Bahaya Kepercayaan Buta pada Agen AI dan Ancaman Rantai Pasok Perangkat Lunak
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.47