Bakti Komdigi 'Exit' dari Wilayah 3T, Infrastruktur Akan Diserahkan ke Operator
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai menerapkan strategi keluar (exit strategy) sejak 2024 untuk wilayah 3T yang telah mencapai tingkat kematangan tertentu. Infrastruktur telekomunikasi yang dibangun dengan dana pemerintah akan diserahkan kepada operator seluler atau penyedia menara telekomunikasi agar tidak terus bergantung pada pemerintah. Direktur Utama Bakti Komdigi Fadhilah Mathar menyatakan hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan industri dan mencegah pemerintah mengganggu pengembangan layanan komersial. Bakti Komdigi tidak bertindak sebagai operator, melainkan sebagai pengelola pembiayaan infrastruktur untuk wilayah yang belum terlayani secara komersial, sementara jaringan inti tetap dikelola oleh operator seluler. Ketika suatu wilayah dinilai memiliki potensi ekonomi dan pasar yang mendukung layanan komersial, pengelolaan infrastruktur dapat dialihkan kepada pelaku industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 12 Agustus 2026 pukul 23.27
Bakti Komdigi Siapkan Exit Strategy, Wilayah 3T yang Sudah Mandiri Bakal Diserahkan ke Operator
Berita terkait
Jangkau Wilayah 3T, OJK Perkuat Literasi Keuangan Warga Banggai Kepulauan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.33
InfraNexia-XLSMART Perluas Kolaborasi, Kapasitas Jaringan di Sejumlah Wilayah Diperkuat
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.06
Andre Rosiade Realisasikan BTS Telkomsel Pertama di Talawi Mudiak
Detik.com · 19 September 2026 pukul 17.38
Anggaran BAKTI Dipangkas Rp534 Miliar, Tak Ada BTS Baru di 2027
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 18.50