Bakti Komdigi 'Exit' dari Wilayah 3T, Infrastruktur Akan Diserahkan ke Operator
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai menerapkan strategi keluar (exit strategy) sejak 2024 untuk wilayah 3T yang telah mencapai tingkat kematangan tertentu. Infrastruktur telekomunikasi yang dibangun dengan dana pemerintah akan diserahkan kepada operator seluler atau penyedia menara telekomunikasi agar tidak terus bergantung pada pemerintah. Direktur Utama Bakti Komdigi Fadhilah Mathar menyatakan hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan industri dan mencegah pemerintah mengganggu pengembangan layanan komersial. Bakti Komdigi tidak bertindak sebagai operator, melainkan sebagai pengelola pembiayaan infrastruktur untuk wilayah yang belum terlayani secara komersial, sementara jaringan inti tetap dikelola oleh operator seluler. Ketika suatu wilayah dinilai memiliki potensi ekonomi dan pasar yang mendukung layanan komersial, pengelolaan infrastruktur dapat dialihkan kepada pelaku industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 12 Agustus 2026 pukul 23.27
Bakti Komdigi Siapkan Exit Strategy, Wilayah 3T yang Sudah Mandiri Bakal Diserahkan ke Operator
Berita terkait
Polda Riau Tuntaskan 17 Hari Misi Ekspedisi Merah Putih di HUT ke-81 RI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.12
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 13.08
Gempa NTT Ganggu Setengah Infrastruktur BTS, 85 Persen Jaringan Telkom Sudah Pulih
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 18.15
Gempa NTT, Telkom Kerahkan Genset Tambahan Demi Percepat Pemulihan Jaringan
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.17