Banjir dan Longsor Kembali Terjang Sumatra, Pakar UGM: Pemulihan Ekologis Belum Tuntas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dan longsor kembali melanda wilayah Sumatra, terutama di Kabupaten Solok dan Tapanuli Tengah. Pakar UGM Dr. Hatma Suryatmojo menyatakan pemulihan ekologis pasca-bencana November 2025 belum tuntas. Material longsoran di kawasan hulu masih tertahan, membentuk bendungan alami yang bisa jebol saat hujan intensitas tinggi. Penurunan fungsi ekosistem DAS akibat deforestasi mengurangi kemampuan menahan air hujan. Rekomendasi: kawasan rawan bencana harus dikembalikan sebagai zona lindung, masyarat tidak boleh dibenihkan kembali di lokasi berisiko. Penyelidikan tata ruang harus mendesing dengan memprioritaskan kerawanan bencana.
Bagikan
Berita terkait
Tebing 10 Meter Longsor Timpa Rumah Warga di Bogor, Dinding dan Atap Jebol
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.12
Hujan Kian Menggila di Tetangga RI, Korban Jiwa Mulai Berjatuhan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 20.50
Wapres temui pengungsi banjir Solok pastikan kebutuhan warga terpenuhi
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 14.24
BMKG: Musim Hujan Datang Terlambat, Durasi Lebih Cepat
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.47