Belajar AI Lewat Sepak Bola, Ternyata Ini Rasanya Jadi Pelatih Tim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para peserta AWS Summit Jakarta 2026 belajar konsep AI agent melalui Agentic Football Cup (AFC), sebuah workshop berbasis game dari Amazon Web Services. Mereka diminta merangkai prompt untuk melatih lima AI agent yang bertanding di lapangan virtual, menggantikan peran pelatih sepak bola. Kualitas instruksi yang diberikan sangat memengaruhi performa tim AI, mulai dari strategi serangan hingga koordinasi antar-agent. Workshop ini memanfaatkan Amazon Bedrock AgentCore untuk membangun sistem multi-agent AI yang saling berkomunikasi dan mengambil keputusan secara mandiri. Head of Technology AWS ASEAN, Joel Garcia, menekankan bahwa pendekatan berbasis permainan membantu pengembang memahami konsep AI agentik yang kompleks secara praktis. Peserta juga belajar keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola dan melatih AI agent di tahap produksi. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian global, dengan grand final di AWS re:Invent 2026 di Las Vegas, dan hadiah utama sebesar USD 50.000 (Rp 900 juta). AWS menyatakan bahwa pendekatan belajar berbasis game telah digunakan sejak 2018, dengan lebih dari 560.000 pengembang yang mengikuti kompetisi serupa seperti AWS DeepRacer dan AWS AI League.
Bagikan
Berita terkait
Google Rilis Model AI Baru Gemini 3.7 Flash, 3 Minggu Setelah Umumkan 3.6 Flash
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.37
Google Rilis AI Gemini 3.7 Flash, Ini Kecanggihannya
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.00
Belajar AI Tapi di Rumah Hantu, Berani Nggak?
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.40
Saat Agen AI Jadi Pemain Bola, Bikin Belajar Teknologi Makin Seru
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.00