Belajar dari YouTube-AI, Bocah Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang siswa kelas 6 SD di Boyolali, Ibrahim Al Abrar, berhasil menemukan celah keamanan berupa broken link hijacking pada domain publik NASA. Temuan ini dilaporkan melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) NASA dan diverifikasi, sehingga ia mendapat surat apresiasi resmi dari NASA tertanggal 9 Juli 2026. Ibrahim belajar keamanan siber secara otodidak melalui YouTube dan diskusi dengan AI, berawal dari kegemarannya bermain gim dan membuat gim dengan coding. Dari empat laporan kerentanan yang ia kirim ke NASA, satu diterima dan mendapat apresiasi, satu disetujui namun menunggu tindak lanjut, satu ditolak, dan satu dinyatakan duplikat. Orang tuanya berharap pencapaian ini memotivasi Ibrahim untuk terus belajar menjadi profesional cybersecurity dan menginspirasi anak lain memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber.
Bagikan
Berita terkait
Fathur Bilang 20 Orang Meninggal Dampak Gempa Flores, 2 Orang Masih Tertimbun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.05
NASA Resmi Ajak ISRO Bergabung dalam Proyek Pembangunan Pangkalan Bulan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.45
Satelit NASA Abadikan Bayangan Gerhana Matahari Total dari Luar Angkasa
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.00
Usai Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Kapan Momen Langka Itu Terjadi Lagi?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.30