Benarkan Main HP Sambil Dicas Berbahaya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5189000/original/049031600_1744724727-high-angle-girl-laying-bed-with-smartphone_23-2149458357.jpg)
Penggunaan ponsel saat mengisi daya umumnya tidak berbahaya bagi baterai, berkat teknologi pengisian bypass yang mengalihkan daya langsung ke operasi perangkat untuk mencegah panas berlebih. Fitur ini pertama kali muncul pada ponsel Sony Xperia 1 II tahun 2020 dan kini tersedia di banyak model, kecuali iPhone. Pengisian bypass membantu menjaga suhu baterai tetap aman, meskipun ponsel akan mengisi daya lebih lambat saat digunakan.
Beberapa mitos tentang pengisian daya baterai juga terbantahkan. Ponsel modern memiliki sistem perlindungan yang menghentikan pengisian saat baterai mencapai 100%, sehingga tidak akan mengalami pengisian berlebih jika dibiarkan terhubung semalaman. Selain itu, disarankan untuk mengisi daya saat baterai berada antara 20 hingga 80 persen guna meningkatkan masa pakai, alih-alih menunggu hingga habis sepenuhnya.
Meskipun menggunakan ponsel saat dicas tidak langsung merusak baterai, membatasi penggunaan tetap diperlukan untuk mempercepat pengisian dan menghindari overheating. Ponsel terkini dilengkapi manajemen baterai canggih dan sistem pembuangan panas yang membantu mengatur suhu secara keseluruhan.
Bagikan
Berita terkait
Cara Ngecas HP yang Benar agar Baterai Awet dan Tidak Cepat Rusak, Kenali Mitos Kelirunya
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 13.53
iGreen+ Menargetkan 200 SPKLU Beroperasi hingga Akhir Tahun
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.32
Jangan Gunakan Port USB Mobil untuk Ngecas Laptop, Kenapa?
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.30
Ngecas Laptop Bisa Dilakukan Tanpa Power Adaptor, Begini Caranya
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 23.56