Bikin Merinding! Orang Dalam Takut AI Bisa Bunuh Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti AI Jacob Coxon mengundurkan diri dari Anthropic dan menuduh perusahaan beserta OpenAI bertindak tidak bertanggung jawab menukarkan keselamatan manusia. Coxon menyatakan teknologi AI akan segera menjadi sistem manusia super berpotensi meretas dan merevolusi bidang apa pun. Kehawatiran ini mencerminkan perdebatan di Silicon Valley tentang pengembangan AI yang aman. Head ilmiah OpenAI Jakub Pachocki memperingatkan belum ada perusahaan AI yang memiliki sistem pemantauan memadai. Beberapa peneliti AI termasuk Evan Hubinger mengakui kemungkinan lebih dari 10% AI bisa membunuh semua manusia dalam dekade mendatang. Surat terbuka 'Pacing the Frontier' yang ditandatangani 1.400 peneliti AI mendesak pemerintah AS mengembangkan instrumen pengaturan AI. Rancangan undang-undang FRONTIER Act diusulkan untuk mengatur penyebaran model AI tingkat lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.37
Ilmuwan OpenAI Jakub Pachocki Desak Perlambatan Pengembangan AI
JawaPos · 10 September 2026 pukul 11.16
Peneliti Anthropic Mundur, Khawatir AI Bisa Musnahkan Manusia dalam 10 Tahun
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.41
OpenAI Luncurkan Images 2.5: Model Gambar AI Lebih Cepat dan Detail
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 05.15
Peneliti Anthropic Yakin Ada Peluang Lebih dari 10% AI Bisa Membunuh Seluruh Umat Manusia, Ini 5 Alasannya
Berita terkait
Ketika Model AI semakin Sulit Dipahami
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.13
OpenAI Rilis GPT-6 Astra di Tengah Kekhawatiran Keamanan AI
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.01
Insiden AI Lepas Kendali Tidak Mau Mematuhi Perintah Manusia Meningkat Tajam
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 08.57
Ratusan Raksasa Teknologi Peringatkan Ancaman AI: Serangan Siber Akan Meluas
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 19.00