BMKG Imbau Nelayan Waspada Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 5-8 September 2026. Peringatan ini disebabkan oleh pola angin dengan kecepatan tinggi yang bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya di wilayah utara Indonesia (8-23 knot) dan dari Timur hingga Tenggara di wilayah selatan Indonesia (15-37 knot). Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung dan Samudra Hindia selatan Banten.
Akibat pola angin tersebut, BMKG memperkirakan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah seperti Selat Malaka, Samudra Hindia barat Aceh, Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, dan Selat Makassar. Di wilayah lain seperti Samudra Hindia barat dan selatan pulau Sumatera, Jawa, Bali, NTB, dan NTT, potensi gelombang lebih tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG mengimbau khusus kepada nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di perairan. BMKG juga menyampaikan rekomendasi kepada pengguna kapal untuk menilai kondisi angin dan gelombang sebelum melakukan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry yang memiliki batas toleransi tertentu terhadap kondisi cuaca.
Bagikan
Berita terkait
Peringatan BMKG, Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 09.16
Pantai Selatan Jogja Dilanda Gelombang Tinggi Selama 3 Hari ke Depan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.06
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel 20 Agustus 2026
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.04
BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Selatan Jateng
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.40