BMKG: Puncak El Nino 2026 Berpotensi Lebih dari Level Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG memprediksi puncak fenomena El Niño tahun ini akan terjadi pada Desember 2026 atau Januari 2027, dengan intensitas berpotensi melebihi kategori kuat. Fenomena ini diperkirakan bertahan hingga awal kuartal pertama tahun 2027. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani telah menyampaikan prediksi ini kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas. Data monitoring menunjukkan indeks Nino 3.4 di Samudra Pasifik saat ini lebih dari 1,56°C, di atas ambang batas 1,5°C untuk kategori kuat. Selain itu, indeks Indian Ocean Dipole di Samudra Hindia negatif sebesar -0,38, mengindikasikan peluang peningkatan suhu global. Dampak El Niño di Indonesia akan terasa saat bersamaan dengan musim kemarau, yang diprediksi berakhir pada Oktober 2026. BMKG menegaskan bahwa setiap kejadian El Niño unik dan dampaknya dapat berbeda karena bergantung pada kondisi suhu laut sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.27
BMKG Prediksi El Nino Terjadi hingga Kuartal Pertama 2027
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.45
BMKG Kasih Update El Nino, Kapan Musim Kemarau di RI Berakhir?
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.41
BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai Datang pada November
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.52
54,5% Wilayah Indonesia Masuki Kemarau, BMKG Ingatkan Hujan di Bawah Normal
Berita terkait
BMKG Ungkap Kapan Musim Hujan di Indonesia
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 07.05
Kemarau 2026 tak Sekering El Nino 1997, Agustus-September Jadi Puncak
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 20.52
Kenapa Masih Hujan Padahal El Nino Menguat?
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 07.40
BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2027, Simak Dampaknya
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.48