Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO OpenAI Sam Altman menyatakan bahwa masa kuliah empat tahun dianggap terlalu lama bagi sebagian orang. Altman sendiri keluar dari Stanford setelah dua tahun untuk ikut mendirikan startup Loopt, aplikasi berbagi lokasi yang kemudian masuk ke Y Combinator. Ia menilai pengalaman dua tahun di universitas cukup berharga, terutama untuk bertemu orang dan hidup mandiri, namun tidak merasa perlu bertahan lebih lama. Altman tidak menganjurkan menolak pendidikan tinggi sepenuhnya, tetapi mempertanyakan apakah empat tahun tetap relevan di era perubahan cara belajar dan bekerja. Ia menyebut beberapa pengusaha sukses yang tidak pernah kuliah, sejalan dengan pendapat mentornya Peter Thiel yang mendukung jalur alternatif di luar perkuliahan konvensional. Namun, Altman mengakui tidak dapat membuktikan secara empiris bahwa empat tahun lebih baik karena tidak bisa diulang secara ilmiah. Ia juga menekankan bahwa AI kini memungkinkan pendirian startup dengan sumber daya minimal, sehingga pengusaha muda bisa bereksplorasi lebih cepat sebelum akhirnya fokus pada satu ide yang paling kuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.00
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Baru, Semua Diminta Siaga Penuh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.00
Fitur Baru ChatGPT Bisa Lacak Setiap Ketikan Pengguna, Apa Berbahaya?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.15
Badai di OpenAI: Eksodus Petinggi Guncang Raksasa AI Jelang IPO
Berita terkait
OpenAI Ungkap Enam Insiden Perilaku AI yang Mengkhawatirkan dan Sistem Pelacakan Baru
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.00
Sam Altman Kembali Bikin Takut Orang Soal Masa Depan AI
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 22.30
OpenAI Rilis Dots: Asisten AI Otonom Bertenaga GPT-6 Astra
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.00
Bill Gates Dorong Regulasi AI, Ngaku Ingin Bertemu Trump Bahas Risiko dan Pengawasan Teknologi Ini
JawaPos · 29 September 2026 pukul 05.47