Bukan Sekadar Lomba Coding, Kompetisi Mahasiswa Ini Bikin Teknologi untuk Masalah Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hackathon Universitas Indonesia (UI) 2026 diselenggarakan pada 17-18 September 2026 dengan partisipasi 30 tim yang terdiri dari 146 mahasiswa. Kompetisi ini tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga mengharuskan peserta menyelesaikan persoalan nyata dari dunia industri. Lima mitra industri terlibat, yaitu PT IDSurvey, PT Sucofindo, PT Paragon Technology and Innovation, BNI Ventures, dan PT Aplikanusa Lintasarta, yang memberikan tantangan nyata untuk dijadikan dasar pengembangan solusi teknologi.
Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi (DIRBT) UI, Chairul Hudaya, menekankan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan industri menjadi pembeda utama kompetisi ini. Tujuannya adalah memastikan solusi yang dihasilkan memiliki dampak nyata dan dapat langsung diaplikasikan untuk menjawab kebutuhan mitra industri. Peserta tidak hanya dilibatkan dalam pengembangan teknologi, tetapi juga dilatih memahami kebutuhan pengguna dan persoalan yang relevan dengan dunia usaha.
Dengan model kolaborasi ini, Hackathon UI 2026 berupaya menjembatani kesenjangan antara akademisi dan praktik industri. Peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan prototipe hingga minimum viable product (MVP) yang didasarkan pada tantangan nyata dari perusahaan, sehingga diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang lebih relevan dan berdampak bagi masyarakat dan industri.
Bagikan
Berita terkait
Mahasiswa Teknik Elektro Unimal Aceh Raih Dua Penghargaan Internasional di Malaysia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 18.26
Tak Cuma Pelengkap, Agentic AI Dikembangkan untuk Tingkatkan Nilai Bisnis
JawaPos · 18 September 2026 pukul 21.30
10 Tahun Kulkas LG InstaView, Tembus Penjualan 5,3 Juta Unit di Dunia
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 14.37
WordPress Credits Hubungkan Mahasiswa dengan Proyek Open-Source Berskala Global
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.54