Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Bulan Sabit dan Venus Bersanding di Langit Indonesia, Fenomena Apa?

Pada Senin, 14 September 2026, langit Indonesia disaksiri fenomena konjungsi Bulan dan Venus. Bulan sabit tipis dengan iluminasi sekitar 10-16% tampak bersanding erat dengan Venus yang sangat terang (magnitudo -4,5 hingga -4,8). Kedua benda langit ini terlihat di arah barat setelah Matahari terbenam, menciptakan pemandangan serupa simbol bulan dan bintang. Fenomena ini disebabkan karena posisi Bulan dan Venus yang relatif dekat ketika dilihat dari Bumi, meskipun jarak sebenarnya antar keduanya sangat jauh.

Menariknya, sebagian wilayah Indonesia juga menyaksikan okultasi Venus, di mana Bulan menutupi Venus dari pandangan. Menurut Observatorium Bosscha ITB, okultasi penuh hanya terlihat dari sebagian Sumatra, Jawa bagian barat, dan sebagian Kalimantan Barat. Fenomena ini berlangsung dari pukul 19.30 hingga 20.43 WIB. Di luar jalur tersebut, masyarakat hanya melihat konjungsi tanpa penutupan.

NASA menjelaskan okultasi ini merupakan lunar occultation, serupa gerhana tetapi benda yang tertutup adalah Venus. Ini adalah okultasi Venus kedua dari tiga kejadian sepanjang 2026. Okultasi pertama terjadi pada 17 Juni dan terlihat dari Amerika Serikat dan Kanada, sementara peristiwa berikutnya dijadwalkan 7 November 2026 dengan jangkauan pandang di Amerika Selatan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait