Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan oleh 58 ilmuwan dari berbagai lembaga mengungkapkan bahwa lapisan es Greenland dan Antartika telah kehilangan lebih dari 12 triliun ton es dalam 47 tahun, sejak tahun 1979 hingga 2023. Hilangnya es ini telah menyebabkan kenaikan permukaan laut global sebesar 31,4 milimeter. Studi ini menggabungkan data dari 42 survei terpisah dan 27 misi satelit, menghasilkan catatan paling andal hingga saat ini tentang perubahan massa lapisan es selama hampir lima dekade. Data satelit untuk Greenland tersedia sejak 1972, sementara untuk Antartika sejak 1979.
Para peneliti menemukan bahwa 84% dari hilangnya es disebabkan oleh ketidakseimbangan dinamika gletser, terutama di titik-titik di mana gletser bertemu dengan laut. Lebih dari empat perlima es yang hilang dilepaskan ke laut oleh gletser yang mengalir lebih cepat, bukan karena mencair di permukaan. Sisa 16% hilangnya es berkaitan dengan faktor atmosfer seperti pencairan permukaan dan hujan salju. Pemanasan laut yang meningkat mendorong arus hangat seperti 'Atlantifikasi' di Greenland dan arus sirkumpolar di Antartika, yang mengikis lapisan es dari berbagai arah.
Kerugian es telah meningkat secara dramatis sejak 1990-an dan tidak menunjukkan tanda-tanda berbalik. Meskipun data dari 2020 hingga 2023 menunjukkan beberapa variasi seperti rekor curah salju di Antartika Timur, peneliti menegaskan bahwa ini hanyalah variasi cuaca jangka pendek. Pengukuran yang belum dipublikasikan sejak 2023 menunjukkan tren pencairan es yang terus berlanjut. Temuan ini penting untuk memprediksi kenaikan permukaan laut di masa depan dan mendukung keputusan lingkungan yang mendesak.
Bagikan
Berita terkait
Hilangnya Es dalam Skala Besar di Greenland dan Antartika
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.23
Menteri AHY Benar, Bukti Kondisi Indonesia Sudah Genting Makin Banyak
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.20
Bahayanya Bikin Ngeri, Luas Lubang Lapisan Ozon Sudah Segini
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.15
Rekor Penambahan Es Antartika 695 Miliar Ton: Ilmuwan Temukan Pemicunya
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.37