Cegah Penyalahgunaan AI, CapCut Siapkan Watermark Gaib dan Standar C2PA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CapCut mengadakan AI Content Fest 2026 untuk mencegah penyalahgunaan AI seperti deepfake dan pelanggaran hak cipta. Acara ini bertema 'Small Stories. Big Screen. One Nation' dan digelar dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81. CapCut menyematkan watermark gaib dan standar C2PA pada konten yang diproses dengan AI untuk meningkatkan transparansi. Festival ini mengumpulkan cerita nusantara dari berbagai daerah dan sejalan dengan dukungan KemenEkraf terhadap pemanfaatan teknologi. Sektor ekonomi kreatif Indonesia berkontribusi lebih dari Rp 1.500 triliun pada PDB nasional 2024. Sepuluh film finalis ditayangkan di layar sinematik dan dinilai oleh lima juri profesional: Angga Dwimas Sasongko, Mouly Surya, Upie Guava, Dinda Prasetyo, dan Gustav Anandhita. Para finalis memanfaatkan solusi CapCut Video Studio seperti auto captions, text-to-speech, background removal, dan audio enhancement. Dengan tanda air tak kasatmata dan jejak C2PA, CapCut mendukung pengembangan AI yang aman, transparan, dan menghormati hak cipta kreator.
Bagikan
Berita terkait
AI Jadi Senjata Baru UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 15.59
Bikin Film Pakai CapCut dan Tayang di Layar Lebar CGV, Ini Juara-juaranya
Detik.com · 12 September 2026 pukul 09.15
Dari 1 Foto bisa Jadi Video Animasi, Mencoba Fitur AI di CapCut World Singapura
kumparan · 11 September 2026 pukul 18.49
Tembus 660 Juta Pengguna, CapCut Boyong Fitur AI Anyar ke Asia Tenggara
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 20.00