China Dituduh Maling, Orang Terkaya AS Beri Komentar Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Nvidia Jensen Huang berbeda pendapat dengan pemerintah AS terkait praktik pelatihan model AI melalui distillation. Huang menyebut teknik tersebut sebagai bentuk kompetisi, bukan pencurian. Ia menjelaskan bahwa perusahaan lain diperbolehkan menguji dan mempelajari produk Nvidia untuk memahami cara kerjanya. Huang juga menyatakan bahwa kompetisi membuat industri AI semakin maju.
Pernyataan Huang berseberangan dengan sikap pejabat AS. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut distillation sebagai pencurian dan ancam sanksi terhadap perusahaan asing yang menggunakan teknik tersebut. Pada September, CISA menuduh perusahaan AI China menjalankan kampanye distilasi pengetahuan berskala industri yang melanggar ketentuan.
Perusahaan AI Anthropic juga mengklaim Alibaba dan DeepSeek melakukan distilasi ilegal. Huang yang menjadi orang terkaya ke-7 di dunia menurut Forbes dengan harta kekayaan US$196,7 miliar, memimpin Nvidia sebagai produsen chip AI tercanggih yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 11.21
Nvidia Siapkan Teknologi untuk Mencegah AI Mengendalikan Manusia
Berita terkait
Bos Nvidia Tak Percaya AI Bakal Musnahkan Manusia: Kemungkinannya 0%
Detik.com · 22 September 2026 pukul 21.00
Jensen Huang Bantah Klaim AI Akan Memusnahkan Manusia pada 2030
JawaPos · 22 September 2026 pukul 11.31
Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.30
Bos Nvidia Lupa Alamat Rumah dan Nomor Teleponnya Sendiri Gara-gara AI
Detik.com · 26 September 2026 pukul 20.15