Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

China Mendadak Berubah, Tiba-Tiba Mau Ngerem Teknologi Canggih

Pemerintah China di bawah Presiden Xi Jinping tiba-tiba memperketat pengawasan terhadap IPO perusahaan robot humanoid setelah mencurigai lonjakan valuasi yang tidak masuk akal dan pendapatan yang ditopang proyek pemerintah, bukan permintaan pasar. Langkah ini dilatarbelakangi oleh volatilitas saham Unitree Robotics yang pernah melonjak lebih dari lima kali lipat dalam debutnya di bursa Shanghai, namun kini anjlok 55% dari puncaknya. Regulator menggunakan panduan informal untuk menahan laju pengajuan IPO di sektor ini, bahkan membekukan sementara agar tidak terbentuk gelembung spekulasi pasar.

Para pengamat menilai fenomena ini sebagai 'inovasi gaya kampanye'—ketika pemerintah memberi dukungan penuh, modal swasta dan perusahaan serbu sektor tersebut secara membabi buta. Banyak startup robotika menaikkan valuasi secara agresif dan menolak due diligence karena laris manis. Namun, investigasi menunjukkan sebagian besar pendapatan perusahaan berasal dari proyek pemerintah, bukan penjualan komersial. Jika pendapatan dari proyek pemerintah dicopot, valuasi perusahaan robot bisa rontok hingga 60-70%.

Meski memperketat pengawasan, pemerintah tidak menarik diri dari ambisi robotik nasional. China kini menuntut bukti nyata: penerapan di lapangan, volume pesanan yang jelas, dan produk yang benar-benar bernilai komersial. Pasar pun beralih dari euforia ke rasionalitas selektif, dengan investor menanyakan relevansi dan efisiensi robot yang dihasilkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait