Cobaan Hidup Astronaut, Sering Sembelit di Luar Angkasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi oleh University of Copenhagen dan NASA menganalisis 488 sampel darah 52 astronaut ISS (2006-2018) untuk mengeksplorasi sembelit di luar angkasa. Hasilnya, bakteri usus memfermentasi protein lebih banyak dalam 2-9 bulan di orbit karena pencernaan lambat akibat kurangnya gravitasi. Metabolomik terdeteksi 40 senyawa perubahan, termasuk amonia dan hidrogen sulfida. Mayoritas perubahan mereda setelah kembali Bumi. Temuan penting untuk misi jangka panjang ke Bulan/Mars. Penelitian sarankan diet kaya serat dan karbohidrat untuk mengurangi fermentasi protein.
Bagikan
Berita terkait
Sah! King Indo Resmi Jadi King ASEAN, Emil Audero Membahana
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 23.56
Indonesia Menang Dramatis Adu Penalti Gegerkan Linimasa
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 23.08
Pro Player Fortnite Dipecat Usai Acungkan Jari Tengah ke Kamera
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.33
Indonesia vs Thailand 1-1 di Waktu Normal, Netizen Deg-degan
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.07