Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cobaan Hidup Astronaut, Sering Sembelit di Luar Angkasa

Studi oleh University of Copenhagen dan NASA menganalisis 488 sampel darah 52 astronaut ISS (2006-2018) untuk mengeksplorasi sembelit di luar angkasa. Hasilnya, bakteri usus memfermentasi protein lebih banyak dalam 2-9 bulan di orbit karena pencernaan lambat akibat kurangnya gravitasi. Metabolomik terdeteksi 40 senyawa perubahan, termasuk amonia dan hidrogen sulfida. Mayoritas perubahan mereda setelah kembali Bumi. Temuan penting untuk misi jangka panjang ke Bulan/Mars. Penelitian sarankan diet kaya serat dan karbohidrat untuk mengurangi fermentasi protein.

Berita terkait