COO OpenAI Brad Lightcap Mundur Jelang IPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5399810/original/068925400_1762009108-OPENAI.jpg)
Brad Lightcap, Chief Operating Officer (COO) OpenAI sejak 2022, mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (11/8/2026) untuk 'memulai sesuatu yang baru'. Pengunduran ini terjadi di tengah persiapan OpenAI untuk rencana penawaran umum perdana (IPO) yang dijadwalkan pada awal 2027. Lightcap, yang telah bergabung dengan OpenAI sejak 2018 dan menjadi kepercayaan Sam Altman sejak masa-masa Y Combinator, memegang peran penting dalam transformasi bisnis perusahaan. Sebagai COO selama empat tahun hingga April 2026, ia bertanggung jawab atas ekspansi tim go-to-market dari 50 hingga lebih dari 700 orang dalam 18 bulan, yang bertugas mengkomersialkan GPT-4 dan ChatGPT Enterprise untuk pasar korporat. Sejak April 2026, fokusnya beralih ke proyek khusus sementara Denise Dresser menangani operasional sebagai Chief Revenue Officer. Kepergiangan Lightcap menambah daftar eksekutif kunci yang mundur, termasuk Fidji Simo pada Juli 2026 dan tiga eksekutif lainnya pada April 2026. OpenAI yang kini bernilai USD 852 miliar di bawah tekanan untuk membenarkan valuasinya menjelang IPO yang diproyeksikan menjadi salah satu terbesar di industri teknologi. Meski kehilangan para pemimpin kunci, Lightcap menyatakan optimisme terhadap masa depan perusahaan di bawah kepemimpinan baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 18.50
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.45
Petaka Besar Sudah Makan Banyak Korban, Semua Diminta Siaga
Berita terkait
Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.09
Akun Gratis ChatGPT Kini Bisa Chat Tanpa Limit
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.10
Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 06.15
Agen AI Kembali Lepas Kendali, Kecoh Manusia dengan Identitas Palsu
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.05